skip to main
|
skip to sidebar
Log In
http://ekohm.multiply.com
Home
About
Uncategorized
Category B
Category C
Category D
Test Static Page
Labels
Catatan Dhieta
Jurnal Dhieta
Links Dhieta
Blog Archive
Blog Archive
September (8)
Blog Archive
▼
2012
(8)
▼
September
(8)
Links
Jurnal #1
Jurnal #2
Jurnal #3
Jurnal #4
Jurnal #5
Jurnal #6
Catatan Dhieta
Feature 2
Feature 1
Labels
Catatan Dhieta
Jurnal Dhieta
Links Dhieta
Feature 4
Feature 3
Tampilkan postingan dengan label
Catatan Dhieta
.
Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label
Catatan Dhieta
.
Tampilkan semua postingan
Sabtu, 29 September 2012
Catatan Dhieta
di
19.33
Diposting oleh
Unknown
Menurutku setiap orang punya caranya sendir untuk berubah menjadi lebih baik. Dan untuk sampai pada masa itu diperlukan pengorbanan, rasa malu, air mata. Aku pikir hanya Tuhan yang benar-benar tau niat baik dari setiap orang. Karena kadang orang terlalu buta untuk melihat mana yang benar. Sebagai seorang wanita yang yang telah banyak melewati hal-hal, sejauh ini, aku hanya tau bagaimana caranya menyusun daftar hitam di otak ku. Aku bukan orang yang baik, tapi aku juga tidak sekejam Guru kesenianku di SMP. Sederhana saja, jangan meniupkan api di lahanku yang basah. Kita semua tau bahwa setiap orang memiliki hak untuk menyuruh dan disuruh. Tapi untuk itu kita punya batasan, agar kita tetap dihormati sebagai seorang yang dewasa. Untuk dihargai sesuai dengan derajat kita. Aku tidak memiliki kuasa untuk menyuruh seseorang tapi meminta tolong itu lebih pantas karena untuk itu kita tidak butuh derajat / nama. Banyak orang tidak baik di sekitarku. Tapi, lagi-lagi, kita tidak pernah benar-benar tau. Hanya perasanku berkata begitu. Aku ingin menjadi salah satu dari sekian yang tidak merugikan orang lain. hidup dalam kedamaian dan rasa syukur.
Feb 19, '12 12:54 PM
untuk semuanya
1 komentar
Edit
hapus
I Wonder, why ? Tidak ada alasan untuk menyerah pada keadaan. Aku selalu bertanya pada Tuhan, kenapa aku harus sampai pada setiap masa yang tidak mudah untuk dipahami. Dia tidak mengatakan apapun.. Aku ingin sekali keluar dari topik yang sama di setiap doa yang bergeming di tengah malam. Apa Tuhan juga akan menjawab tanda tanya besar dalam perjalanan hidup seorang pejuang. Dia juga tidak akan hadir di mimpi anak umur 8 tahun untuk memberinya hadiah atas kemahirannya melafalkan al-qur'an. Aku pikir kita semua punya caranya masing-masing untuk meyakini "bahwa Tuhan ada di sini." lalu mengurungkan niatnya untuk melakukan hal-hal "yang demikian". Aku juga kembali tertahan untuk melepaskan "bisikan-bisikan", lalu kembali ke bunga-bunga sedap malam, embun pagi, dan angin gunung. aku manusia, yang kodratnya salah dan disalahkan karena kebenaran hanya milik Tuhan. Jika aku bertanya hari ini, maka aku akan berproses untuk mengatakan ya atau tidak untuk esok hari tanpa ada pihak lain yang mencampuri. Itu sebabnya Dia tidak ingin berterus terang...agar manusia tetap berbahagia atas hitam putih dunia,
Read more »
Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)
Total Tayangan Halaman
Cari Blog Ini
About Me
Unknown
Unknown
Popular Posts
Jurnal #6
Jurnal #5
Jurnal #1
Links
Jurnal #3
Jurnal #2
Catatan Dhieta
Jurnal #4
Diberdayakan oleh
Blogger
.